Partisi adalah pengaturan data pada harddisk. Atau bisa juga
proses pembagian ruang-ruang kosong pada harddisk untuk memberikan File
System pada ruang kosong yang terdapat pada harddisk, kemudian ruang
kosong pada harddisk yang telah diberi File System tersebut, digunakan
untuk menyimpan berbagai macam data dan sistem operasi.
Terdapat 3 tipe partisi. Diantaranya adalah :
Partisi Primary, merupakan partisi utama pada harddisk yang
memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai
partisi yang
pertama diakses komputer untuk booting. Jadi, intinya partisi tipe ini
digunakan untuk menyimpan file data dari system operasi yang kemudian
digunakan untuk booting sistem operasi tersebut. Bisa dibilang data dari
sistem operasi tersebut disimpan disini.
Partisi Extended, partisi ini juga merupakan partisi utama pada
harddisk. Partisi Extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan
pembagian partisi. Partisi Extended tidak menangani pengolahan data
secara langsung. Untuk dapat menggunakannya, kita harus menciptakan
Partisi Logical terlebih dahulu. Bisa dibilang tipe partisi ini adalah
partisi lain selain Partisi Primary.
Partisi Logical, merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi Extended. Partisi Logical mampu menampung berbagai macam file data.
Nah, ini contohnya drive :D, :E, :F, dan seterusnya pada Windows. Jadi, partisi Extended terdiri dari Partisi Logical.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar